all that was my effort of being nice to people. but it only take a humiliating public announcement to make me stop.
to me, you are dead. i stop being nice to dead people.
Tampilkan postingan dengan label dia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dia. Tampilkan semua postingan
3.5.12
11.5.11
23.11.08
9.12.06
finding neverland
Jika aku bertemu denganmu nanti,
Aku bukan angelina jolie. Bukan juga teh ninih. Apalagi khadijah.
Maka aku juga tidak ingin brad pitt. Atau aa gym. Apalagi muhammad.
Karenanya,
Berjanjilah bahwa kau akan selalu memandangiku dengan tatapan kagum
Meski tubuhku kaya nutrisi, parut lemak, dan bahkan codet, serta keriput
Karena aku juga tidak akan bosan membelai dan memelukmu
Walau yang tersisa hanya tulang berbalut kentut, berlendir dan berbau amis
Berjanjilah bahwa kau akan selalu berkata jujur
Sekalipun aku bertanya tentang berat badanku dan jumlah keriput di wajahku
Karena aku tidak akan pernah berbohong
Apabila kukatakan bahwa tom cruise bukan lelaki paling tampan (setidaknya setelah ia mengencani katie holmes)
Berjanjilah bahwa kau akan menulikan semua pengindramu
Saat sayur lodehku asin, gigiku kuning, suaraku sember, kulitku bersisik, serta aromaku seperti pasar krempyeng
Karena hormon feromonku tidak akan pernah bisa bereaksi jika tidak denganmu
Bahkan ketika kau tidak mandi barang seharipun selama setahun
Berjanjilah bahwa kau akan membiarkanku berkelana sendirian kapan saja
Menjelajahi dunia kuliner yang tak berbatas meniru pak bondan
Karena aku juga tidak akan mencegahmu
Menggocek bola bergaya seperti ronaldinho sesekali waktu
Berjanjilah bahwa kau akan mengizinkanku memiliki kucing atau anjing
Biarpun aku akan beresiko terjangkit toksoplasma
Karena aku akan membiarkanmu bersiul-siul ceria bersama burung perkututmu
Biarpun kau akan beresiko mengidap flu burung
Berjanjilah bahwa kau tidak akan keberatan dengan selera seniku
Yang hanya berkisar seputar lagu dangdut berlirik sarat teknologi informasi
Karena aku tidak akan pernah melarangmu berkesenian
Yang mungkin hanya sebatas bergitar melantunkan lagu didi kempot
Berjanjilah bahwa kau tidak akan mengernyit aneh kepadaku
Ketika aku melontarkan lelucon yang tidak lucu
Karena kita berdua akan sama-sama tahu
Bahwa membuat pesawat ada sekolahnya, tetapi melucu bahkan tidak ada formulanya
Berjanjilah bahwa kau akan senantiasa mempercayaiku
Saat kuceritakan bahwa seorang peri mungil yang cantik tersenyum padaku
Karena aku akan senantiasa mempercayaimu
Saat kauceritakan bahwa aliens dari planet jupiter menyapamu melalui radio rotimu yang usang
Berjanjilah bahwa kau akan selalu menuntunku
Baik ketika kakiku pincang atau untuk menghayati indahnya kalam ilahi
Karena aku akan selalu menggapaimu
Baik ketika kau terseret arus banjir atau tenggelam di kelam dunia
Berjanjilah bahwa kau tidak akan memberiku sayap, bubuk floo atau tiket pesawat kelas satu
Hanya untuk membuatku bertualang menikmati hangatnya pelangi
Karena aku hanya perlu perhatian, penghormatan dan cinta
Untuk tetap menikmati lembutnya kilatan petir serta hempasan badai
Berjanjilah bahwa aku bukan hanya emergency exit-mu, tetapi juga main gate-mu
Yang akan selalu menjadi sahabat terbaik tawa dan tangismu
Karena engkau bukan hanya last resort-ku, tetapi juga first dan the only resort-ku
Yang akan selalu menjadi sahabat terbaik keluh-kesah dan senda-gurauku
Berjanjilah bahwa hanya akulah wanitamu
Walaupun poligami tidak dilarang agama
Karena hanya engkaulah lelakiku
Meski dirimu bukan tv evangelist yang digilai semilyar ummat
Berjanjilah bahwa kau tidak akan membentak, mendorong, memukul dan meludahiku
Biarpun aku melukai harga dirimu
Karena aku tidak akan pernah sengaja melakukannya
Biarpun konon wanita masa kini menginginkan emansipasi
Berjanjilah bahwa kau tidak akan lupa memelukku
Baik ketika upahku lebih tinggi darimu maupun ketika aku menerima promosi
Karena aku tidak akan lupa memujamu
Baik saat gajimu lebih rendah dariku ataupun saat kau dipecat dengan tidak hormat
Berjanjilah bahwa kau akan selalu bersamaku
Bahkan ketika aku tidak mempunyai sel telur untuk dibuahi atau rahim untuk menampung benihmu
Karena aku akan selalu bersamamu
Bahkan jika ternyata sel spermamu tak pernah matang atau cukup jumlahnya untuk membuahi benihku
Berjanjilah bahwa kau juga akan tetap menggumuliku
Saat aku mengidap chlamydia ataupun ebola
Karena aku juga akan tetap menggaulimu
Ketika kau terjangkit rajasinga ataupun hiv
Berjanjilah bahwa kau tidak akan menghujaniku dengan hadiah dan bunga
Karena aku hanya ingin kau memberiku kasih dan kupu-kupu
Bukan saja di atas kedua telapak tanganku
Tapi juga di dalam lambungku. Setiap hari. Selama kita bersama.
Argowilis, Yogyakarta, 5 Desember 2006
Aku bukan angelina jolie. Bukan juga teh ninih. Apalagi khadijah.
Maka aku juga tidak ingin brad pitt. Atau aa gym. Apalagi muhammad.
Karenanya,
Berjanjilah bahwa kau akan selalu memandangiku dengan tatapan kagum
Meski tubuhku kaya nutrisi, parut lemak, dan bahkan codet, serta keriput
Karena aku juga tidak akan bosan membelai dan memelukmu
Walau yang tersisa hanya tulang berbalut kentut, berlendir dan berbau amis
Berjanjilah bahwa kau akan selalu berkata jujur
Sekalipun aku bertanya tentang berat badanku dan jumlah keriput di wajahku
Karena aku tidak akan pernah berbohong
Apabila kukatakan bahwa tom cruise bukan lelaki paling tampan (setidaknya setelah ia mengencani katie holmes)
Berjanjilah bahwa kau akan menulikan semua pengindramu
Saat sayur lodehku asin, gigiku kuning, suaraku sember, kulitku bersisik, serta aromaku seperti pasar krempyeng
Karena hormon feromonku tidak akan pernah bisa bereaksi jika tidak denganmu
Bahkan ketika kau tidak mandi barang seharipun selama setahun
Berjanjilah bahwa kau akan membiarkanku berkelana sendirian kapan saja
Menjelajahi dunia kuliner yang tak berbatas meniru pak bondan
Karena aku juga tidak akan mencegahmu
Menggocek bola bergaya seperti ronaldinho sesekali waktu
Berjanjilah bahwa kau akan mengizinkanku memiliki kucing atau anjing
Biarpun aku akan beresiko terjangkit toksoplasma
Karena aku akan membiarkanmu bersiul-siul ceria bersama burung perkututmu
Biarpun kau akan beresiko mengidap flu burung
Berjanjilah bahwa kau tidak akan keberatan dengan selera seniku
Yang hanya berkisar seputar lagu dangdut berlirik sarat teknologi informasi
Karena aku tidak akan pernah melarangmu berkesenian
Yang mungkin hanya sebatas bergitar melantunkan lagu didi kempot
Berjanjilah bahwa kau tidak akan mengernyit aneh kepadaku
Ketika aku melontarkan lelucon yang tidak lucu
Karena kita berdua akan sama-sama tahu
Bahwa membuat pesawat ada sekolahnya, tetapi melucu bahkan tidak ada formulanya
Berjanjilah bahwa kau akan senantiasa mempercayaiku
Saat kuceritakan bahwa seorang peri mungil yang cantik tersenyum padaku
Karena aku akan senantiasa mempercayaimu
Saat kauceritakan bahwa aliens dari planet jupiter menyapamu melalui radio rotimu yang usang
Berjanjilah bahwa kau akan selalu menuntunku
Baik ketika kakiku pincang atau untuk menghayati indahnya kalam ilahi
Karena aku akan selalu menggapaimu
Baik ketika kau terseret arus banjir atau tenggelam di kelam dunia
Berjanjilah bahwa kau tidak akan memberiku sayap, bubuk floo atau tiket pesawat kelas satu
Hanya untuk membuatku bertualang menikmati hangatnya pelangi
Karena aku hanya perlu perhatian, penghormatan dan cinta
Untuk tetap menikmati lembutnya kilatan petir serta hempasan badai
Berjanjilah bahwa aku bukan hanya emergency exit-mu, tetapi juga main gate-mu
Yang akan selalu menjadi sahabat terbaik tawa dan tangismu
Karena engkau bukan hanya last resort-ku, tetapi juga first dan the only resort-ku
Yang akan selalu menjadi sahabat terbaik keluh-kesah dan senda-gurauku
Berjanjilah bahwa hanya akulah wanitamu
Walaupun poligami tidak dilarang agama
Karena hanya engkaulah lelakiku
Meski dirimu bukan tv evangelist yang digilai semilyar ummat
Berjanjilah bahwa kau tidak akan membentak, mendorong, memukul dan meludahiku
Biarpun aku melukai harga dirimu
Karena aku tidak akan pernah sengaja melakukannya
Biarpun konon wanita masa kini menginginkan emansipasi
Berjanjilah bahwa kau tidak akan lupa memelukku
Baik ketika upahku lebih tinggi darimu maupun ketika aku menerima promosi
Karena aku tidak akan lupa memujamu
Baik saat gajimu lebih rendah dariku ataupun saat kau dipecat dengan tidak hormat
Berjanjilah bahwa kau akan selalu bersamaku
Bahkan ketika aku tidak mempunyai sel telur untuk dibuahi atau rahim untuk menampung benihmu
Karena aku akan selalu bersamamu
Bahkan jika ternyata sel spermamu tak pernah matang atau cukup jumlahnya untuk membuahi benihku
Berjanjilah bahwa kau juga akan tetap menggumuliku
Saat aku mengidap chlamydia ataupun ebola
Karena aku juga akan tetap menggaulimu
Ketika kau terjangkit rajasinga ataupun hiv
Berjanjilah bahwa kau tidak akan menghujaniku dengan hadiah dan bunga
Karena aku hanya ingin kau memberiku kasih dan kupu-kupu
Bukan saja di atas kedua telapak tanganku
Tapi juga di dalam lambungku. Setiap hari. Selama kita bersama.
Argowilis, Yogyakarta, 5 Desember 2006
29.11.05
wallow.. mellow.. do not disturb
Kalau diperkenankan aku akan mencari ahli hipnotis paling hebat.
Lebih canggih dari Romy Rafael. Kusingkirkan semua bekas-bekasnya yang
melekat di otakku. Biarlah semuanya hilang. Aku tidak ingin seperti
Joel. Aku tidak akan memungut kembali kenangan tentang Clementine.
Hidupku bukan film Holywood. Maka tampaknya aku harus mulai
menikmatinya.
Had I been a cow I would’ve had four guts. Thus, I wouldn’t be such a coward I am now.
For
as long as I lived I only loved two persons in this world. My mother
and my grandmother. How? I don’t know. All I know is just by thinking
that I might lose both of them anytime made me miserable. I don’t think
I can manage if they were gone. I don’t want them to leave me.
Nonetheless,
recently I realized I’ve opened another space for a person that has
been a part of my life dearly for the past two years. I never thought
that I’d save this person a room. I know I cared about this person
since the first time we got to know each other. Still, I never planned
to place this person in the same place where my mother and grandmother
were. I’m not that easy in letting people come and go.
This
person deserves more than some sorry wallowing days. This person is
more than a consecutively self-repeated Natalie Cole’s Stardust or
Duncan Sheik’s Humming. I never realized that. At least not until
two weeks ago.
This person had been everything. Muse. Spirit.
Obsession. Passion. Excitement. Ennui. Advisor. Friend. Foe. Mystery.
Candor. Peril. Safety. Subject. Object. Just like my mother and
grandmother. Only better.
Yes. This is about you. I’m sorry.
28.10.05
ya, aku mencintaimu
Terima kasih karena telah memperkenalkan kebaikannya kepadaku.
Mengajariku untuk selalu yakin dan bahwa masalah-masalahku ada karena
cintanya. Menunjukkan lewat kesabaran menunggu sebagai bentuk cintamu
padanya. Memilah-milah mendesak, penting dan sepele. Aku tak mengerti
semua itu. Aku selalu ingin tahu apa, mengapa, dan bagaimana. Selalu
memberontak tanpa pernah benar-benar memahami tindakanmu. Nasihatmu.
Dirimu.
Aku paham jika kau lelah mengajakku mencintainya.
Mencintai caranya. Aku mengerti jika kau akan pergi meninggalkanku dan
membiarkanku bertingkah semauku. Aku akan rindu pengingat-pengingatmu
akan cintanya. Aku tidak akan lupa semuanya. Aku menghargai semuanya.
Namun, sementara ini, aku ingin mencintainya dengan caraku sendiri.
Tanpa bantuanmu. Bukan aku tidak membutuhkannya. Atau tak ingin kau
membantuku. Hanya saja aku tidak sepertimu, aku belum seyakin dirimu
bahwa ia cinta padaku. Aku ingin mencintainya sepertimu. Aku ingin
mencintainya karena ia mencintaiku.
Nanti, jika kita kembali
bertemu, semoga memang itu yang seharusnya. Qudrat dan iradatnya.
Semoga saat itu kau telah siap untuk membentangkan sajadahmu di depan
sajadahku. Memimpin takbiratul ikhram hingga salam lima kali sehari
tanpa pernah ingin berhenti. Menuntunku melafadzkan qalqalah yang
benar. Membantuku mengenal tajwid lebih intim. Membenahi hidupku. Aku
berharap jika saat itu tiba, aku telah siap mengikutimu tanpa keluh
kesah. Tak sekedar karena ingin menemanimu mencari ridhonya, tetapi
karena aku juga mencarinya. Jika saat itu tiba, aku ingin kita tidak
hanya bercinta karena kau mencintaiku atau aku mencintaimu. Lebih dari
itu, aku ingin kita bercinta karena kita mencintainya.
Sayangnya, sekarang, aku hanya tahu bahwa aku mencintaimu. Padanya? Entahlah, aku tak yakin.
Mengajariku untuk selalu yakin dan bahwa masalah-masalahku ada karena
cintanya. Menunjukkan lewat kesabaran menunggu sebagai bentuk cintamu
padanya. Memilah-milah mendesak, penting dan sepele. Aku tak mengerti
semua itu. Aku selalu ingin tahu apa, mengapa, dan bagaimana. Selalu
memberontak tanpa pernah benar-benar memahami tindakanmu. Nasihatmu.
Dirimu.
Aku paham jika kau lelah mengajakku mencintainya.
Mencintai caranya. Aku mengerti jika kau akan pergi meninggalkanku dan
membiarkanku bertingkah semauku. Aku akan rindu pengingat-pengingatmu
akan cintanya. Aku tidak akan lupa semuanya. Aku menghargai semuanya.
Namun, sementara ini, aku ingin mencintainya dengan caraku sendiri.
Tanpa bantuanmu. Bukan aku tidak membutuhkannya. Atau tak ingin kau
membantuku. Hanya saja aku tidak sepertimu, aku belum seyakin dirimu
bahwa ia cinta padaku. Aku ingin mencintainya sepertimu. Aku ingin
mencintainya karena ia mencintaiku.
Nanti, jika kita kembali
bertemu, semoga memang itu yang seharusnya. Qudrat dan iradatnya.
Semoga saat itu kau telah siap untuk membentangkan sajadahmu di depan
sajadahku. Memimpin takbiratul ikhram hingga salam lima kali sehari
tanpa pernah ingin berhenti. Menuntunku melafadzkan qalqalah yang
benar. Membantuku mengenal tajwid lebih intim. Membenahi hidupku. Aku
berharap jika saat itu tiba, aku telah siap mengikutimu tanpa keluh
kesah. Tak sekedar karena ingin menemanimu mencari ridhonya, tetapi
karena aku juga mencarinya. Jika saat itu tiba, aku ingin kita tidak
hanya bercinta karena kau mencintaiku atau aku mencintaimu. Lebih dari
itu, aku ingin kita bercinta karena kita mencintainya.
Sayangnya, sekarang, aku hanya tahu bahwa aku mencintaimu. Padanya? Entahlah, aku tak yakin.
16.6.05
romantisme pabrikan
aku memang belum menemukannya
ia yang memberikan sebelah rusuknya untukku
jika mitos itu bukan bualan
tetapi
aku hanya ingin ia nanti membuat kami seperti kalian
yang meskipun kadang-kadang bertikai tentang materi
atau kebiasaan yang mengganggu
namun cukup menyamankan perasaanku
dan membuat sepasang mataku sejuk
saat kau mencuci baju kami semua
dan dia menemani
atau ketika dia bercerita
dan kau menimpalinya dengan antusias
semuanya selayak sepasang sahabat lama
yang segalanya mungkin lebih dari sekadar kebetulan yang menyenangkan
meskipun kalian tidak bertemu di sebuah bistro mewah di manhattan
yang mempertemukan jonathan dan sara
namun cukup di sebuah kos-kosan murah
ketika ia hanya seorang mahasiswa miskin
sedangkan yang satunya pegawai negeri rendahan
mungkin aku tidak akan pernah mengerti mengapa atau bagaimana
hanya jika saja nantinya aku di sana
aku akan tahu
mengapa dorothy loves jerry for the man he wants to be
and for the man he almost is
dan semoga ia akan do the dishes in our kitchen sink
and put me to bed when i had too much to drink
dan kami akan sama-sama
mengetahui our highest high and lowest low
supaya we know each other like we know ourselves inside out
kemudian kami akan selalu on each other’s back
sehingga things just won’t do without each other
dan those will be the moments we thank god that we’re alive
which we could not ask for more
kami akan saling mencintai dengan sederhana
walaupun tidak harus seperti kata-kata
yang tak sempat diucapkan oleh kayu
kepada api yang menjadikannya abu
yah, jika masa itu tiba
jika suatu saat aku harus
aku hanya tak ingin terjebak
dalam hubungan imajiner seorang individu terhadap kondisi sebenarnya
aku cuma ingin seperti mereka
yang melakukannya untuk menyelesaikan masalah
bukan untuk mencari masalah
itu saja.
ia yang memberikan sebelah rusuknya untukku
jika mitos itu bukan bualan
tetapi
aku hanya ingin ia nanti membuat kami seperti kalian
yang meskipun kadang-kadang bertikai tentang materi
atau kebiasaan yang mengganggu
namun cukup menyamankan perasaanku
dan membuat sepasang mataku sejuk
saat kau mencuci baju kami semua
dan dia menemani
atau ketika dia bercerita
dan kau menimpalinya dengan antusias
semuanya selayak sepasang sahabat lama
yang segalanya mungkin lebih dari sekadar kebetulan yang menyenangkan
meskipun kalian tidak bertemu di sebuah bistro mewah di manhattan
yang mempertemukan jonathan dan sara
namun cukup di sebuah kos-kosan murah
ketika ia hanya seorang mahasiswa miskin
sedangkan yang satunya pegawai negeri rendahan
mungkin aku tidak akan pernah mengerti mengapa atau bagaimana
hanya jika saja nantinya aku di sana
aku akan tahu
mengapa dorothy loves jerry for the man he wants to be
and for the man he almost is
dan semoga ia akan do the dishes in our kitchen sink
and put me to bed when i had too much to drink
dan kami akan sama-sama
mengetahui our highest high and lowest low
supaya we know each other like we know ourselves inside out
kemudian kami akan selalu on each other’s back
sehingga things just won’t do without each other
dan those will be the moments we thank god that we’re alive
which we could not ask for more
kami akan saling mencintai dengan sederhana
walaupun tidak harus seperti kata-kata
yang tak sempat diucapkan oleh kayu
kepada api yang menjadikannya abu
yah, jika masa itu tiba
jika suatu saat aku harus
aku hanya tak ingin terjebak
dalam hubungan imajiner seorang individu terhadap kondisi sebenarnya
aku cuma ingin seperti mereka
yang melakukannya untuk menyelesaikan masalah
bukan untuk mencari masalah
itu saja.
20.3.05
saingan
bukan wanita seksi berbusana ketat bahkan bukan wanita cantik berhijab
di hadapku lebih dari itu
seorang perempuan biasa yang menjelma menjadi wanita super
bersenyawa kuat dalam simpul-simpul sarafnya
menafikan maknaku dalam semesta rasanya
aku tak akan mungkin mengunggulinya
jangankan itu, aku mungkin bahkan tak pernah hinggap meski sekejap
maka, dengan susah payah kubenahi semua
dan bersumpah bahwa aku akan berusaha
aku tak akan pernah lagi
mencoba bersenyawa dalam simpul-simpul sarafmu
maupun dengan yang lainnya
di hadapku lebih dari itu
seorang perempuan biasa yang menjelma menjadi wanita super
bersenyawa kuat dalam simpul-simpul sarafnya
menafikan maknaku dalam semesta rasanya
aku tak akan mungkin mengunggulinya
jangankan itu, aku mungkin bahkan tak pernah hinggap meski sekejap
maka, dengan susah payah kubenahi semua
dan bersumpah bahwa aku akan berusaha
aku tak akan pernah lagi
mencoba bersenyawa dalam simpul-simpul sarafmu
maupun dengan yang lainnya
4.2.05
yoohoo!
i’m sick of the mouse scroll button. the joy of browsing on the
internet doesn’t rush my adrenaline anymore. i just don’t feel like
clicking the mouse left button. opening e-mail is no longer fun.
viewing profiles on friendster or posting blogs bored me. i don’t even
want to let my fingers caressing the keyboard.
what i feel like
doing is to lay on your chest. feeling it go up and down in a constant
pace. listening to your heartbeat. inhaling the scent of cool water for
men. putting my arms around your waist. and letting my tears go down my
cheeks and soak your over an age polo shirt. while your chin is placed
on top of my head. your left hand harassing my hair and your right hand
squeezing my left arm. just that without any vocal chords interrupting.
without you even gasping an ‘hmmm...’
this time i want you to
listen to me. i want you to hear me sniff. i want you to feel my grief.
i don’t want you the way you were when i did it while you’re driving. i
don’t want you giving me the
she-needs-her-space-now-and-i’m-just-gonna-let-her-cool-off-beside-i-have-to-pay-attention-on-the-road
scheme. i need you not to ignore me.
i don’t even know why i
put up with you afterall these times. while in fact you’ve been nothing
but thinking about yourself. you know i will always spare an ear, a
mind and a heart for you anytime. i long for the day when you would
really listen to all the things i went through. you don’t have to
comment just listen carefully with your ears, and your mind and your
heart. when you say i don’t understand you, try to understand me.
i’m
sick of the things going on and off of my life. the least thing i could
use is that you got sick of your life, especially of the one concerning
me.
internet doesn’t rush my adrenaline anymore. i just don’t feel like
clicking the mouse left button. opening e-mail is no longer fun.
viewing profiles on friendster or posting blogs bored me. i don’t even
want to let my fingers caressing the keyboard.
what i feel like
doing is to lay on your chest. feeling it go up and down in a constant
pace. listening to your heartbeat. inhaling the scent of cool water for
men. putting my arms around your waist. and letting my tears go down my
cheeks and soak your over an age polo shirt. while your chin is placed
on top of my head. your left hand harassing my hair and your right hand
squeezing my left arm. just that without any vocal chords interrupting.
without you even gasping an ‘hmmm...’
this time i want you to
listen to me. i want you to hear me sniff. i want you to feel my grief.
i don’t want you the way you were when i did it while you’re driving. i
don’t want you giving me the
she-needs-her-space-now-and-i’m-just-gonna-let-her-cool-off-beside-i-have-to-pay-attention-on-the-road
scheme. i need you not to ignore me.
i don’t even know why i
put up with you afterall these times. while in fact you’ve been nothing
but thinking about yourself. you know i will always spare an ear, a
mind and a heart for you anytime. i long for the day when you would
really listen to all the things i went through. you don’t have to
comment just listen carefully with your ears, and your mind and your
heart. when you say i don’t understand you, try to understand me.
i’m
sick of the things going on and off of my life. the least thing i could
use is that you got sick of your life, especially of the one concerning
me.
4.1.05
lain-lain bukan seputar aceh
03-jan-05 23:31
from: ****** ***
AlhamduliLlah baru landing di iskandar muda Aceh. Doain ya biar bisa jd bag. dari solusi, ndak malah jadi masalah. BismilLah..
aku tak rajin berdoa. aku juga kurang paham makna mendirikan shalat. aku hanya tahu rukun sembahyang, maka itu yang kulakukan.
aku
mendoakan aceh, lokasi, suasana dan penduduknya. karena aku egois,
meski bukan saat yang tepat, aku pun mendoakanmu. meski aku tahu kau
tidak akan pernah melihatku melakukannya apalagi mendengarkan doaku.
semua hanya karena aku mengagumimu yang memiliki empati yang mungkin
jauh lebih besar dari siapapun yang akhirnya menggiringmu ke sana.
jika
suatu saat kau menemui tulisan ini, janganlah bertanya apa-apa karena
rasa tak bernama ini pun melayang padamu seperti ketika dahulu melayang
padanya. namun sekarang aku tidak bisa menyatakannya dengan lantang.
aku memang pengecut, tetapi dengan sepenuh hati aku berharap agar rasa
tak bernama ini dapat berkembang tanpa perlu terlegitimasi. terima
kasih karena mengacuhkanku dan sekaligus tidak menanggapiku. aku hanya
tak ingin ada yang tersakiti.
Langganan:
Postingan (Atom)