12.2.08

after the shooting

suddenly the office is busy again. i guess this coup in dili quite give a good impact for the working condition at the office. these couple of weeks the press review would be all about the shooting and the aftermath. everybody seemed to be working again. well, at least in some depts. not mine, of course. we continued being lazy arses definitely.

 

so, anyways, yesterday the big boss advised us not to use the land line, in case dili contacted. the thing is, dili is not easy to call anyway in the normal days, let alone, at times like these. not only that, the big boss seemed pretty tensed all day yesterday. he had a meeting with several delegates, coordinators mostly, and those of protection dept.'s. i don't see why they need to fuss so much on this. it was a failed coup d'etat and the president was not dead. our main job is not to save the president who by the way is doing okay despite the wound he had from the shooting.

 

let's focus on taking care of the people suffering from war and other conflicts, guys! mark my word: jose ramos horta is not going to die. at least not anytime soon. what I think would be interesting is that if the vice president, vicente guterres turned out to be an alliance to the rebels. ha! that would surely make my day.

 

other than that, we had a 'missing' delegate coming yesterday. missing delegate is some 'bule' who will deal with the cases of missing person. she probably will deal mostly in dili, but based in jakarta. why dili? simply because nobody can touch the missing person cases in indonesia, so, might as well touch some rookie country like timor leste. why do we even need this delegate? well, it seems that the protection team might have lost some data on some missing persons' cases. so, i guess, she was sent all the way to geneva to fix this mishaps. not sure that she will do any good, though. well, we'll see.

 

as in my booth, nothing fancy has been happening. i think, not even a chaotic riot could shake our booth. that's why i'm drop dead bored.

10.2.08

zanity

let's ask mr. merlin

what he thinks of the cow that jumps over the moon

will he consider it a loon?

or would he just paste it on to the bin

 

then what would mr. merlin say

to a dog that eats hay

but still barks in the dark

 

just let them in and curl down your spoon

'cause it's the only way to live safe upon this ark

 

hail! and beware!

 

5.2.08

a longing that i've never known

Dear Life,

Tonight we drink to youth
And holding fast the truth
Don't want to lose what I had as a boy
My heart still has a beat
But love is now a feat
As common as a cold day in L.A.

Sometimes when I'm alone I wonder
Is there a spell that I am under
Keeping me from seeing the real thing

Love hurts
But sometimes it's a good hurt
And it feels like I'm alive
Love sings
When it transcends the bad things
Have a heart and try me
'cause without love I won't survive

I'm fettered and abused
Stand naked and accused
Should I surface, this one-man submarine?
I only want the truth!
So tonight we drink to youth!
I'll never lose what I had as a boy

 

so, as much as i love this. i know i'm stuck. i need some time off. i need to recharge.

 

yours trully,

-lifeless succubus-

28.1.08

sang jenderal masih tersenyum

mungkin di kuburnya, ia tertawa bahagia

 

katanya, hai kalian yang menghujat, menghina, mencerca

aku tetap hidup di otak-otak kalian, bukan?

kalian tulis aku di blog-blog goblok kalian

kalian ulas aku tanpa henti di televisi dan koran

 

face, it! aku sudah berkerak dan menghitam di jiwamu

hahahahahahahahahaha

 

26.1.08

the lucky number seven

tujuh generasi bangsa ini masih akan menangis

sejak sekitar tujuh periode sejak sembilan belas enam tujuh

yang membawa pertumbuhan ekonomi hanya tujuh persen

dan mengukuhkan tujuh dosa paling mematikan

 

setelah delapan puluh tujuh

akhirnya ia pergi juga..

 

good luck, dear smiling general!

22.1.08

politik politisi selebriti selebritik

tadi, saya sempat-sempatnya membaca artikel eep saefulloh fatah di kompas (ya iyalah sempat, bos aja sempat fitness). artikelnya tentang selebritis yang politisi.

 

artikel yang agak 'basi' sebenarnya. semua juga tahu, selebritis itu 'gila' popularitas. narsistis. bidang apa saja, asal bisa membuat nama makin beken, pasti dicoba. termasuk jadi politikus. wong jadi garong juga dijabanin. yang penting makin ngetop.

 

si eep, sih, mencontohkan si rano karno (sepertinya, beliau baru saja membaca hasil perolehan suara pilkada tangerang, jadi beliau terinspirasi) yang sedang memimpin perolehan suara di pilkada bupati tangerang. konon menurut eep, 'kemenangan rano menandai sebuah babak baru politik selebriti.' walaupun di paragraf selanjutnya eep mengatakan 'politik selebriti sesungguhnya bukan hal baru.' oh, iya, ini dikutip dari kompas hari ini, selasa, 22 januari 2008.

 

enivei, berpolitiknya selebriti memang bukan hal baru, dan di 'analisis politik'nya, eep juga tidak mengemukakan hal baru. biasalah, pengamat politik suka sok optimis dan berpikir positif. di artikelnya, beliau membahas bagaimana selebriti sering berpolitik tetapi kurang substansif.

 

berbeda dengan pandangan sinis saya, yang memandang bahwa semua politisi itu adalah para filsuf with power. politisi itu suka ngomong tanpa mau repot-repot bertindak. menurut saya, hampir semua orang juga tahu, politisi selebriti ini sebagian besar memang berusaha menjadi dua sosok. pertama, orang yang makin ngetop tidak peduli bagaimana caranya dijabanin juga. kedua, orang yang sangat tidak percaya diri dengan eksistensinya sebagai manusia-manusia penghibur yang konon sering dicap kurang bermodal intelektualitas, yang oleh karenanya berusaha dipandang pintar dengan cara menjadi politisi. untuk sosok yang kedua, pertanyaan yang mungkin muncul, jika ingin dipandang pintar, kenapa tidak menjadi ilmuwan atau peneliti. jawabannya mudah: because they can't.

 

nah, masih bingung mengapa selebriti itu memilih menjadi politisi daripada peneliti? jika masih, sebaiknya anda tidak menjadi peneliti. eh, tetapi, bukan berarti anda bisa jadi politisi juga. karena jadi politisi harus cerdik. harus bisa memperdayai orang yang memiliki massa yang banyak. kan, politisi mengincar kekuasaan. berkuasa berarti memiliki sesuatu untuk dikuasai. selebriti mempunyai massa. politisi perlu massa. politisi perlu kuasa. politisipun memperdaya.

 

menjadi politisi itu mudah karena tidak perlu menganalisa secara klinis segala sesuatu yang akan mereka kemukakan. buat apa? di situlah gunanya ilmuwan. jika semua politisi memikirkan matang-matang ucapan mereka, saya yakin di dunia ini tidak akan ada kekuasaan, dan yang tersisa hanya kebenaran. alangkah indahnya. alangkah utopisnya. alangkah mustahilnya.

 

lho? berarti selebriti yang berubah fungsi menjadi corong kepentingan itu politisi atau bukan? entahlah. anda selebriti atau bukan? mikir, dong!

17.1.08

quality time

dinihari tadi, aku mengajaknya berbincang-bincang. aku rindu bertukar pikiran. aku mengizinkannya menggunakan bahasa yang tercampur-campur. ya, meski dia tidak percaya language intranslatability, memang ada beberapa hal yang lebih enak diucapkan dalam bahasa tertentu.

 

kau tahu, babe di kantor bilang talking with bob feels like in the movie groundhog day.

 

lalu ia berhenti sejenak.

 

kau tahu filmnya? bill murray. bercerita tentang perulangan hari. konon di amerika sana ada mitos bahwa di hari terakhir musim dingin, seharusnya groundhog keluar dari sarangya. jika mereka tidak keluar berarti musim dingin akan berlangsung lebih lama. tapi, di film itu diceritakan karena si groundhog tidak keluar, maka bill murray mengalami perulangan hari berkali-kali.

 

ia berhenti lagi.

 

jadi aku bertanya pada babe di kantor, why does he make you feel so?

 

sekali lagi ia berhenti dan tersenyum geli. kemudian dilanjutkannya.

 

then he said, it's because bob always asks the same question everytime he sees me. first would be do you enjoy being here, then when my family was still in the uk he'd ask when will they come, now it's how do they like it being here. everytime.

 

lalu aku bertanya lagi, benar-benar setiap kali? babe bilang, yes.

 

sambil menahan geli ia melanjutkan. literally everytime.

 

untung bukan aku. yeah, well, nyenengin orang tua barokah. like what I'm doing then.